Garangnya dia!!

salam,

Kali ni aku nak tulis tentang dosen (baca: lecturer/pensyarah) di universitas (baca: universiti) aku specifically fakultas (baca: fakulti) aku. Dosen2 ini digelar dokter atau doc kerana semestinya mereka ini bekerja sebagai dokter. Untuk entry kali ini aku nak tulis tentang perbezaan dokter yang garang dengan dokter yang tak garang atau mungkin tak peduli langsung. Aku rasa kawan2 se-batch aku tahu siapa mereka ini. 

Ini adalah contoh situasi yang berlaku di dewan peperiksaan:

1. Dokter yang garang tak bagi sentuh kertas jawapan dahulu. Dia suruh sign statement diatas kertas soalan dahulu supaya dia boleh halau siapa2 yang ‘macam2’ dengan dia. Dokter yang tak peduli tak kisah pun nak tulis nama atas kertas mana dulu.

2. Dokter yang garang duduk atas meja. Doktor yang tak peduli duduk atas kerusi.

3. Dokter yang garang marah orang yang datang lambat dan akan kononnya akan halau orang yang lambat tu terutamanya jika orang yang lambat tu lagi hensem dari dia. Dia akan kata “sok cakep!(baca:hensem gila budak ni!)”. Dokter yang tak peduli tak kisah siapa pun yang datang lambat. 

4. Dokter yang garang  mewajibkan pemakaian jas almamater (baca: kot jaket UNPAD yang hodoh). Dokter yang tak peduli tak kisah pun.

5. Dokter yang garang mewajibkan pembawaan KTM (baca: student ID card). Dokter yang tak peduli tak kisah pun.

6. Dokter yang garang tu gemuk. Oklah, tak la gemuk sangat tapi lagi gemuk dari dokter yang tak peduli tu.

7. Dokter yang garang akan pandang semua orang macam semua orang nak menchontek (baca: meniru). Dokter yang tak peduli akan pandang terus ke arah skrin laptop nya tanpa mempedulikan keadaan sekeliling. Tapi sekali-sekala akan membuat bunyi “shhhhh” (mata masih memandang skrin)

8. Semasa dokter yang garang menjaga dewan peperiksaan, semua orang tak berani menchontek tapi semasa dokter yang tak peduli yang jaga semua orang (mungkin bukan semua) akan menchontek. Thank you kepada Naqi dan Noriz. Hehe~

Untuk persamaan kedua-dua dokter ni pula, dua-dua kena cakap telefon kuat2. Kenapa tak tahu la. Mungkin mereka pekak  “Woi diam la! Aku nak jawab exam ni!” 

Esok ada lagi satu exam. Agak2 dokter mana yang akan jaga. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: